Mengawali Hari Pertama Masuk Kerja. Disperindag Babel Gelar Halal Bihalal 1447 H.
Pangkalpinang-Mengawali hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar apel pagi dan halal bihalal.
Kegiatan apel pagi dan halal bihalal yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Subekti Saputra, yang di dampingi Sekretaris Dinas Deki Susanto beserta pejabat eselon III dan JFT, yang berlangsung pada Kamis, (26/3) di halaman kantor Disperindag Babel.
Menekankan kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi serta saling berjabat tangan, untuk saling memaafkan, dan merefleksikan makna kebersamaan setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel Subekti Saputra mengatakan, bahwa momentum hari raya Idul Fitri harus dijadikan sebagai moment untuk saling memaafkan satu dengan yang lainya.
“mari bersama-sama saling memaafkan, dan hendaknya benar-benar diungkapkan dengan hati yang tulus dan penuh keikhlasan,” katanya.
Ia juga berharap di hari yang fitrah ini, dapat menjadi awal bagi seluruh pegawai untuk kembali bersih dari kesalahan dan bisa mengawali kerja dengan semangat yang baru dan dengan semangat tersebut dapat bekerja sama dengan tim untuk mencapai tujuan organisasi secara baik.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas juga menekankan kedisiplinan dalam melaksanakan pekerjaan dan pentingnya efektivitas kerja dalam mengejar target yang telah ditetapkan.
Ia berharap, setiap program yang sudah direncanakan di tahun 2026 ini, dapat dilaksanakan dengan tepat waktu, dengan hasil yang maksimal dan mengajak seluruh jajaran menjadikan semangat Idul Fitri sebagai energi positif untuk membangun budaya kerja yang baik, bersih dan amanah, guna menjaga integritas dalam setiap pelayanan publik.
“Kita punya tanggung jawab besar untuk melakukan pelayanan publik, itu sesuai arahaan pimpinan,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan saling bersalaman sebagai simbol salung maafkan satu sama lainnya..